Sabtu, 04 Agustus 2018

📖SIMPLY ARABIC-QUR'ANIC LEARNING (four-remake)


🔍Source: Mu’jam Mufashal fi Ulum al Balaghah, Mulakhos Qowaid Lughah Arabiyah
🎓By : al-faqir Nida Husnia (student of Education of Arabic Language)

Mengalahkan Ke-Agungan Allah?

  Pasti kita sudah hafal bunyi ayat dalam surat Al Fatihah 1-7. Surat ini dinamakan Al Fatihah sebagai pembuka surat yang lain dalam Al Qur'an yang senantiasa kita lantunkan di setiap rakaat sholat.

   Salah satu bunyi ayatnya : اياك نعبد واياك نستعين
   “Hanya kepada Mu kami menyembah, dan hanya kepada Mu kami mohon pertolongan”

   Lafadz اياك yang disebutkan ternyata mengandung studi kebahasaan yang mempengaruhi makna dan hikmah ayatnya.
Bila ditelisik lebih jauh, asal susunan kalimat yang semestinya adalah S+P+O, begitu pula bahasa Arab. Pada bunyi ayat ke-lima, kata menyembah diposisikan sebagai predikat, obyeknya adalah 'kamu’. Maka seharusnya bunyi kalimatnya نعبدك (kami menyembah Mu) نعبد sebagai P dan ك sebagai obyek.

   Namun kini posisi obyek justru dipindah mendahului predikatnya. Dalam disiplin ilmu sastra bahasa Arab (Balaghah-Ma’any) inilah yang disebut bab Qashr yg membahas ttg pengkhususan sesuatu dgn sesuatu. Lafadz نعبد menjadi maqshur atau mukhossos (yang dikhususkan) oleh lafadz اياك. Maka penghambaan ini menjadi mutlak milik Allah saja.

  Jadi kata اياك hanya mengacu pada satu obyek yaitu Allah SWT saja. 'Hanya kepada Mu kami menyembah’ penekanan kalimat 'hanya kepada Mu’ menunjukkan bahwa semestinya tak ada yg disembah selain Allah. Ironisnya, saat ini ummat Islam melafalkan ayat ini minimal 17x dalam sehari, tapi peghambaan kepada idolanya bahkan melebihi penghambaan nya kepada Allah.

  Sebut saja sang idola itu boy band B**, atau artis lainnya. Tergila2 dgn popularitas mereka, meski percuma saja, toh kita tak kan dpt apa2 dari mereka😥

   Allah lah yang memberikan kita hidup, dan kelak akan diminta pertanggungjawaban atas semua langkah kaki kita. Kemana ia mengarah, untuk apa ia dipergunakan, bagaimana ia dimanfaatkan, dsb.

  Ini hanya nasihat kecil, mengingatkan diri yg faqir dn kawan disana...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Opini

Festival HAM Jember

Hari ini Jember mjd tuan rumah dlm agenda yg d beri judul "Festival HAM" dan terdiri dari beberapa sesi diskusi. Tepatnya pd p...